7 Jenis Burung Prenjak yang ada di indonesia

7 Jenis Burung Prenjak yang ada di indonesia


Siapa yang tidak tahu dan mengenal burung kecil yang satu ini..Ya burung yang dimaksud adalah burung prenjak. Burung prenjak termasuk burung kecil yang sangat lincah dan suaranya juga tidak kalah dengan burung-burung lainnya. Burung prenjak masuk dalam keluarga suku Sylviidae (yaitu keluarga burung passerine.






Keluarga burung ini bisa kita temui  di Eurasia,Afrika, dan pantai barat Amerika Utara.). Tetapi menurut taksonomi Sibley Ahlquist( adalah taksonomi burung berdasar studi hibridisasi DNA yang ditemukan oleh Charles Sibley dan Jon Edward Ahlquist pada akhir tahun 1970 dan sepanjang tahun 1980) burung ini dipecah kekeluargaannya menjadi Sylviidae dan Cisticolidae( adalah kelompok burung kecil yang ditemukan di daerah selatan Dunia yang lebih hangat.)


Burung Prenjak


Burung prenjak termasuk burung yang perawakannya kecil maka di setiap daerah banyak yang menyebut burung ini dengan sebutan yang berbeda – beda seperti sebutan di daerah Jawa yang disebut dengan ciblek, daerah Sunda yang disebut dengan cinenen, daerah Betawi  yang disebut dengan kecici/cici, lalu di daerah Melayu yang disebut dengan murai. 

Wah ternyata banyak sekali sebutan untuk burung kecil yang satu ini menurut daerahnya masing-masing ya. Jadi jika kalian sedang bepergian ke suatu daerah jangan merasa asing dengan sebutan lain dari burung prenjak ini.

Buat para pecinta burung pemula dalam mengenal burung prenjak ini maka lebih baik harus tahu lebih dulu ciri-ciri dari burung tersebut seperti ukuran dari burung tersebut yang mempunyai ukuran  badan kecil dan mempunyai ekor yang panjang.

Panjang burung ini dari ujung paruh sampai ekor antara 10 – 15 cm, tetapi kadang ada juga yang ukurannya sampai lebih dari 25 cm. Burung ini mempunyai beragam warna yang menarik seperti warna kuning lalu warna coklat di sekitar punggungnya, atau hijau zaitun, kemudian warna putih atau kuning pada perut dari burung ini.

Dari segi suaranyapun burung prenjak ini juga tidak kalah dengan burung lainnya,suara dari burung ini sangat indah,nyaring jika terdengar di telinga juga sangat berisik. Kadang burung ini juga mengeluarkan ocehannya secara tiba-tiba dan terdengar berisik sekali. Burung ini kadang juga memiliki tanda kalau burung ini ada di sekitar kita seperti terdengar ocehannya yang sangat khas sambil burung ini bertengger pada ranting pohon, tiang maupun kawat listrik ataupun tempat-tempat yang lainnya.

Burung prenjak ini selain mempunyai ciri-ciri seperti di atas tadi mereka juga mempunyai kebiasaan seperti senang berada di tempat-tempat terbuka semisal berada di sawah, kebun, padang, semak belukar ,pekarangan juga rawa-rawa.

Makanan dari burung prenjak seperti belalalang, ulat dan jenis lain dari serangga yang kecil. Burung ini juga seperti manusia senang sekali berkumpul bersama keluarganya seperti anak-anak burungnya, ataupun mereka juga senang terbang bersama dengan pasangannya, dan burung ini juga melatih anak-anak dari burungnya yang masih kecil untuk bisa terbang nantinya setelah anaknya beranjak dewasa.
Mereka suka sekali  bersarang di tempat yang tidak terlalu tinggi seperti rumput ilalang, rimbunan daun perdu juga semak belukar. Sarangnya juga sering kali dititipi telur oleh burung wiwik kelabu Cacomantis merulinus ( jenis burung dari kelompok suku kangkok) dan yang tergolong mempunyai sifat parasit.

Jenis burung prenjak yaitu burung prenjak gunung yang masuk kelompok keluarga cisticolidae yang merupakan jenis burung yang amat disukai dan sering dibicarakan oleh para pecinta burung berkicau dikarenakan mempunyai suara yg sangat khas sekali. 

Burung prenjak gunung


Burung prenjak gunung ( nama latinnya prinia atrogularis) menjadi burung yang agak berbeda dengan jenis prenjak lainnya dikarenakan burung ini dominan lebih bagus, didengar dari kicauannya saja sudah banyak variasinya dan burung jenis inipun juga mempunyai karakter yang agresif sekali. Burung ini juga sangat mudah dikenali karena postur perawakannya yang sangat indah.

Burung prenjak jenis inipun mempunyai harga yang lebih mahal dibandingkan dengan jenis-jenis prenjak lainnya. Ditambah lagi dengan populasi dari jenis burung prenjak gunung ini sangat langka maka untuk membudi dayakannya menjadi tidak terlalu banyak.

Bagi pecinta burung jenis ini sering menyebut burung ini dengan sebutan ciblek Sumatera atau cigun. Mengapa disebut demikian karena wilayah penyebaran dari burung jenis ini memang sebagian besarnya berada di wilayah Pulau tersebut.

Jenis prenjak gunung ini mempunyai habitat yang asli di wilayah perbukitan dan pegunungan pada ketinggian 600 – 2500 Mdpl. Burung ini menyukai hidup berkelompok dalam jumlah yang banyak.
Burung prenjak gunung sangat nudah untuk dikenali karena memiliki ciri seperti badannya yang rata- rata ukurannya antara 15 – 16 cm, burung jenis ini dibandingkan dengan jenis lainnya memang memiliki ukuran yang agak besar. Bagian bulu dari prenjak gunung ini hampir semuanya berwarna coklat.

Selain itu jenis ini memiliki ekor yang panjang, alisnya berwarna putih, pipinya berwarna abu-abu, lalu sisi tubuh dari jenis ini berwarna kuning, iris matanya berwarna coklat kemerahan, kakinya berwarna merah muda serta paruh bawah dari jenis ini mempunyai warna lebih cerah dibandingkan dengan warna pada bagian atasnya.

Burung Prenjak Lumut


Selain burung prenjak gunung ini kita akan membahas jenis lainnya yaitu burung prenjak lumut atau sering disebut dengan nama lancur. Jenis ini termasuk golongan burung berkicau yang kecil,bentuk serta warnanya mirip dengan burung prenjak kapala merah. Perawatan dari burung ini memang agak susah. Tetapi meski susah dalam merawatnya jenis prenjak ini sangat rajin untuk berkicau.

Kalau kita ingin  menjumpai jenis burung ini kita bisa mendapatinya di area perkebunan dengan ciri khas suara  dari burung ini yang berbunyi keras ciek-ciek untuk burung jenis kelamin jantan dan bunyi ter-ter-ter untuk jenis kelamin betina.  Burung ini sangat mirip dengan jenis prenjak merah tetapi yang membedakannya yaitu pada ukuran tubuhnya yang lebih kecil.

Meski jenis ini sering sekali mengoceh tetapi banyak orang menilai kalau suara ocehan dari jenis ini kurang enak untuk didengar,biaya perawatannya juga susah dan jenis burung ini memang mudah mati maka banyak pecinta burung jarang untuk memeliharanya.

Burung ini juga susah untuk bisa cepat beradaptasi dengan kita maka apabila ada yang berminat untuk memelihara jenis ini mulailah untuk memiliki dan merawat  burung ini sejak masih anakan sehingga nanti setelah dewasa burung ini akan cepat bisa beradaptasi dengan kita.

Kalau kita memang  berminat untuk memeliharanya, alangkah baiknya jika kita memeliharanya sepasang yaitu yang satu  jantan dan yang satunya lagi betina. Untuk membedakan dari jenis ini memang agak susah tetapi ada beberapa cara untuk kita bisa membedakannya.

Burung jenis ini kalau yang berjenis kelamin jantan mempunyai 2 ekor tengah yang lebih panjang,bulu dada dari jenis ini mempunyai warna hitam atau berwarna gelap. Untuk yang berjenis kelamin betina mempunyai dada yang lebih terang. Nah ini cara yang mudah untuk bisa membedakannnya.

Untuk jenis prenjak yang masih kecil atau anakan kita bisa membedakannya dengan cara kita lihat dari warna kepalanya kalau dari jenis kelamin jantan warnanya lebih merah daripada jenis kelamin betina, selain itu kita bisa lihat lagi ciri dari kelamin jantan yaitu  dari bentuk ekornya yang membulat atau mekar sedangkan yang kelamin betina mempunyai ciri kebalikan dari kelamin jantan.

Kalau para pecinta burung dan masyarakat luas yang melihat gambar dari prenjak lumut dan kepala merah akan mempunyai pikiran kenapa gambarnya bisa sama? Jangan merasa heran karena memang sama akan tetapi yang membedakannya hanya namanya saja. Disini kita akan membahas apa saja yang membedakan antara prenjak kepala merah jantan dan prenjak kepala merah betina.

Yang pertama kita akan membahas yang jantan terlebih dahulu : 


  • Kita akan melihat dari ekornya pada yang kelamin jantan mempunyai 2 ekor yang lebih panjang.
  • Bulu dari dada yang jantan berwarna gelap atau hitam.
  • Bulu dari kepalanya berwarna lebih menyala dan tegas.
  • Mempunyai bentuk ekor yang mengembang dan membulat.
  • Kicauannya lebih variatif.
  • Yang selanjutnya yaitu yang betina perbedaannya sebagai berikut:
  • Mempunyai 2 buah bulu pada ekornya dan bulunya lebih pendek.
  • Warna bulu pada dada lebih terang.
  • Yang masih kecil atau yang masih anakan mempunyai bulu warna merah dan warnanya tidak teralau tegas.
  • Ekornya lebih mengembang dan membulat.
  • Suara dari ocehannya kurang variatif.


Selanjutnya jenis burung yang akan kita bahas disini yaitu jenis burung prenjak sawah. Jenis burung ini memang banyak dijual di pasaran dan kita juga mudah menemukan burung jenis ini karena populasi dari burung ini masih tergolong lebih banyak. Burung jenis ini kalau dilihat memang masih kalah dengan jenis prenjak gunung.

Perawatan Burung Prenjak


Perawatan dari jenis burung ini tergolong mudah dan juga tidak memakan biaya yang terlalu banyak.
Kalau kita ingin memiliki burung ini kita tidak perlu merogoh kocek yang dalam karena harganya masih bisa kita bilang murah. Hanya dengan uang 125 ribu rupiah kita bisa membawa pulang burung ini dengan kualitas suara yang nyaring. Harga ini lebih murah daripada harga prenjak gunung yang mempunyai harga 250 ribu rupiah. Cukup murah bukan bagi para pecinta burung yang ingin memiliki burung jenis ini. 

Sedangkan harga untuk yang anakan kita bisa memilikinya dengan harga 25 ribu – 30 ribu.
Berikutnya kita akan membahas jenis prenjak atas dan bagaimana cara merawat burung jenis ini :
Kita  mulai aktivitas pagi dengan membersihkan kandang dan memberikan makan pur, ulat hongkong atau kroto, cara pemberian makannya dengan mencampur pur tadi setelah itu kita memandikan burungnya dan biasakan untuk mengganti air minumya.

Kemudian kita jangan lupa untuk memindahkan gantungan ke depan rumah serta beri makan dengan kroto cukup 1 sendok makan.

Lalu setelah menjelang sore hari kita menyediakan lagi makan burungnya dan juga air untuk minumnya, kita juga harus sering mengecek apakah kebutuhan makan dan air sudah habis atau belum jika sudah habis kita harus segera memberikannya lagi, dan jangan lupa untuk menutup kurungan dengan cara membungkusnya setelah semua kegiatan tadi selesai lalu kita letakkan kurungan tersebut ke dalam rumah.

Burung Prenjak Putih


Prenjak jenis berikutnya yaitu jenis prenjak putih. Jenis ini mempunyai bulu yang kebanyakan warnanya putih kemudian ada warna hitam di bagian kepalanya,juga sayapnya, dan ekor burung ini berwarna putih pada ujungnya.

Warna putih dari burung ini bisa kita lihat dari semua bagian dari burung ini mulai dari bawah paruh, dada, perut serta ekor dari burung ini. Kaki burung ini berwarna terang, lalu pada jenis burung yang betinanya mempunyai warna pink. Inilah kenapa burung ini bisa dinamakan dengan nama prenjak putih.

Prenjak putih biasa hidup di sawah, kebun maupun rawa. Burung ini mempunyai sarang yang menggantung pada tempat yang pendek seperti misal pagar samping rumah.

Burung jenis ini makan seperti ulat, belalang maupun jenis serangga kecil lainnya. Kita juga bisa menemukan jenis burung ini di sekitar sawah maupun di daerah pegunungan.

Question : Cara mengetahui sarang burung prenjak?:
Kamu bisa menemukanya di pohon-pohon yang tinggi, atau pohon yang rantingnya sedikit biasanya di selah ranting bersarangnya
Question : Cara menjinakan burung prenjak lancur?:

1. Burung Prenjak digantung di tempat yang jauh dari keramaian 2. Usahakan Dalam Sangkar yang ditutupi kain seluruhnya 3. Burung prenjak diusahakan diberi jangan sampai lupa 4. Dalam Sangkar taruh air untuk mandi jangan di mandikan 5. Masuk ke latih mulai makan poor 6. Harus tlaten dan jangan malas dalam merawatnya
Question : Cara mengobati burung prenjak yang sakit?:

1. Burung prenjak yang sakit usahakan ruangan bersuhu hangat
2. Burung Prenjak yang sakit wajib diberikan makanan yang lebih
3. Burung Prenjak yang sakit usahakan di berikan minuman biar tidak hilang cairan dalam tubuhnya
4. Burung Prenjak yang sakit Jangan di campur dengan burung lainya usahkan disendirikan
LihatTutupKomentar